BACA untuk maju!!!

Prosedur sweeping windows bajakan

Posted by pikpik on 5 January, 2008

Pihak POLRI TIDAK BERHAK Untuk mengambil komputer dari TKP kecuali TERBUKTI TERLIBAT dalam  tindakan kriminal (praduga Tak bersalah) Misalnya dipergunakan untuk membuat CD/DVD bajakan itu  sendiri, menjual software bajakan, mempubilkasikan secara umum (bersifat komersial) seperti  isilagu/ringtone MP3, toko menjual barang ilegal (hard ware curian), credit card fraud, dll.

Proses PEMBUKTIAN KETERLIBATAN seseorang dalam tindakan kriminal yang menggunakan komputer  membutuhkan waktu yang lama, termasuk melakukan pengintaian. Jadi, apabila ada POLISI yang berani  masuk ke dalam warnet dan menyatakan harus menyita semua komputer yang ada berarti mereka adalah  OKNUM yang tidak bertanggungjawab.

Semua ada proses/prosedurnya

Mengenai pemakaian windows original, pernyataan di bawah ini diperoleh langsung dari pihak Microsoft  Indonesia dan juga melalui perwakilannya, yaitu Magenta Sebagai tempat pendaftaran MSRA.

  1. Akan ada perwakilan dari pihak yang merasa berkepentingan (misalnya

Microsoft) yang lebih dikenal dengan sebutan SURVEYOR datang melakukan SURVEY, BUKAN  RAZIA/PENYITAAN!!!. Mereka wajib Menunjukkan surat perintah kerja (SPK) yang berisikan detail apa saja  yang harus mereka kerjakan. User BERHAK melakukan konfirmasi dengan cara menelphone pihak  microsoft Indonesia atau Magenta tentang keberadaan surveyor di lapangan tersebut.

  1. Apabila surveyor mendapatkan penggunaan software bajakan, maka surveyor tersebut BERHAK meminta  surat pernyataan dari user yang WAJIB diisi data sesuai dengan keadaan dilapangan oleh user.
  2. Pihak Microsoft/ MAgenta akan mengirim surat penawaran untuk menyelesaikan tindakan pelanggaran  oleh user. Setelah user mengkonfirmasi tindakan yang telah diambil apakah memutuskan untuk  menggunakan Windows original atau beralih ke solusi freeware seperti LINUX, pihak Microsoft/Magenta  akan mengirimkan kembali seorang surveyor memastikan kebenaran di lapangan.
  3. Apabila user tidak merespon penawaran dan atau setelah surveyor mendatangi kembali masih  mendapatkan pelanggaran, maka pihak microsoft/Magenta akan mengirimkan surat peringatan.
  4. Apabila user tidak merespone surat peringatan, maka piak microsoft / magenta akan memeperkarakan  secara hukum dan menyerahkannya ke pihak POLRI.

Selanjutnya sepoerti proses hukum yang berlaku, POLRI akan mengirimkan surat panggilan pertama,  kedua,ketiga dan apabila tidak direspon baru akan dilakukan penyitaan dan penyegelan tempat usaha.

Catatan :Diluar proses/prosedur di atas, User BERHAK mempertahankan kepemilikannya atas harta benda yang  dibeli secara legal dan sebagai pembeli dapat memposisikan dirinya sebagai KORBAN. Tidak bisa suatu  merek meperkarakan merek lain, misalnya microsoft memeperkarakan Biling Explorer bajakan. hal  tersebut merupakan etika merek dagang terdaftar (registered trade mark) internasional.

Informasi ini dapat diperoleh melalui webside Microsoft atau apabila kita mencoba mengaktifasi/update  windows bajakan.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: